Salah satu masalah yang paling umum yang terjadi pada hampir semua merk laptop adalah tiba-tiba laptop mati dengan sendirinya tanpa peringatan apapun. Kadang-kadang ketika bekerja dengan baik selama berjam-jam kemudian mati dalam 10-15 menit . Dalam dunia IT masalah seperti ini biasa disebut sebagai Overheating (panas maksimum/terlampau panas).
Indikasi masalah overheating laptop:
- Lubang angin yg ada di laptop baik itu dibagian sisi kiri/kanan atau belakang menjadi sangat panas saat laptop bekerja.
- Para fan CPU/Kipas menjadi lebih berisik ketika bekerja sepanjang waktu dengan kecepatan rotasi maksimum.
- laptop langsung mati tanpa tanpa peringatan terlebih dahulu.
- Awalnya shut down setelah 1-2 jam kemudian setiap 5-10 menit operasi.
- Laptop bekerja normal dalam kondisi standar tapi mati ketika menggunakan aplikasi yang membutuhkan memory tinggi seperti pemutar DVD, scan antivirus,software editing gambar, dll.
solusi:
1) Pertama, Anda perlu membersihkan laptop dengan kompresor udara atau heirdiyer atau vakum untuk menyedot debu. Dalam sebagian besar laptop Anda dapat mengakses melalui pembukaan di bawah atau di sisi. Namun dalam beberapa laptop seperti Toshiba satelit A70/A75 Anda harus membuka kasus laptop untuk mengakses heat sink.
2) memeriksa heatsink CPU terpasang dengan benar dengan prosesor. Saya juga merekomendasikan untuk menerapkan pelumas termal yang baru (antara prosesor dan heatsink) untuk konduktivitas panas yang lebih baik
3. Jika kipas CPU Anda suaranya sudah berisik saat berputar (suara grinding) Ini berarti sudah waktunya untuk menggantikan kipas Anda.
4. Bersihkan kipas dan heatsink dengan vakum atau kompresor udara.
Catatan:-Jika laptop Anda masih dalam garansi maka saya saran untuk di klaim garansi ke tempat anda membeli.
19.28
Technology is Fun

0 komentar:
Posting Komentar